WAHANANEWS.co - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah tengah menyiapkan insentif bagi investor industri otomotif yang mengembangkan teknologi fuel cell hydrogen atau sel bahan bakar hidrogen.
Dalam keterangan tertulisnya, Agus menegaskan bahwa pemerintah mendukung pengembangan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien energi, dan kompetitif secara global melalui program Green Mobility.
Baca Juga:
PSSI Umumkan 26 Pemain Timnas U-17 untuk Piala AFF 2026, Siap Tempur di Grup A
“Selama investasi industri otomotif lama atau baru tersebut menghasilkan produk otomotif lebih ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan energi dan mendukung mobilitas masyarakat, maka akan kami fasilitasi melalui kebijakan Green Mobility,” ujar Agus, Selasa (07/05/2025)).
Selain kendaraan hidrogen, pemerintah juga telah memberikan berbagai insentif untuk sektor otomotif lainnya, seperti PPnBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) bagi kendaraan listrik.
Agus menambahkan, insentif juga diberikan kepada investor kendaraan berbasis internal combustion engine (ICE), terutama untuk kategori Low Cost Green Car (LCGC) serta program berbasis biofuel.
Baca Juga:
Langkah Baru Hukum Syariah: Peradilan Agama Siap Tangani Perkara Niaga Lebih Luas
Langkah ini diambil untuk mendorong transformasi industri otomotif Indonesia menuju ekosistem kendaraan ramah lingkungan dan berkelanjutan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.