Para pengungsi saat ini menempati enam titik lokasi pengungsian, yakni Majelis Az Zikir WA Rotiban, gedung SDN 2 Padasari, Dukuh Lebak, Majelis D. Pengasinan, Pondok Pesantren Dawuhan, gedung serbaguna Desa Penujah, serta sejumlah rumah warga yang dinilai aman.
Proses evakuasi warga terdampak pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. [Foto: BPBD Provinsi Jawa Tengah].
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Hasil pendataan tim kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Tegal mencatat kerusakan dan kerugian material yang cukup besar.
Tercatat sebanyak 464 rumah warga terdampak, dengan 205 unit di antaranya mengalami kerusakan berat.
Selain itu, pergerakan tanah juga merusak tujuh unit fasilitas pendidikan, satu fasilitas ibadah, satu fasilitas kesehatan, satu bendung irigasi, satu jembatan desa, tiga titik jalan desa dan kabupaten, serta kantor Desa Padasari.
Baca Juga:
Cegah Dampak Banjir, Sistem EWS Dipasang dari Hulu hingga Hilir Sungai Bekasi
Pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah kembali terjadi pada Rabu (4/2/2026) malam. [Foto: BPBD Provinsi Jawa Tengah]
Dalam upaya penanganan darurat, BPBD setempat bersama pemerintah daerah telah mengaktifkan posko tanggap darurat.
Selain menyiapkan pos pengungsian, dapur umum juga didirikan di empat lokasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi.