"Kalau memang ada, pasti penyidik yang sedang melakukan kegiatan penyidikan bencana alam di Sumatera akan berkomunikasi dengan kami. Namun sejauh ini tidak ada permintaan dan sebagainya dari tim penyidik bencana alam di Sumatera," katanya.
Sebelumnya, Susatyo mengatakan, penyebab kebakaran Rumah Toko (Ruko) Terra Drone di Jakarta Pusat yang menewaskan 22 orang pada Selasa (9/12/2025) diduga akibat adanya baterai drone yang jatuh dan menimbulkan percikan api.
Baca Juga:
Kebakaran di Tambora Jakbar, 64 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
"Kami memeriksa dua saksi kunci yang melihat langsung bagaimana proses terjadinya kebakaran," katanya.
Menurut dia, dari keterangan saksi kunci tersebut didapati bahwa kebakaran yang menyebabkan 22 orang meninggal dunia itu disebabkan adanya baterai drone yang terjatuh.
Baterai pesawat nirawak (drone) yang jatuh itu berukuran 30.000 mAh dan ditumpuk dalam empat susun. Setelah terjatuh kemudian baterai tersebut mengeluarkan percikan api.
Baca Juga:
Kebakaran di Gropet Jakbar, 53 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.