WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiapkan transformasi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) menjadi Universitas Kepolisian (Unipol) guna mengembangkan ilmu kepolisian serta meningkatkan profesionalisme.
Dosen Kepolisian Utama Tingkat I STIK Lemdiklat Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana menilai bahwa mengembangkan ilmu kepolisian merupakan suatu keharusan guna meningkatkan kualitas profesionalisme personel kepolisian.
Baca Juga:
Polri Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Satu Jalur, Tanpa Kuota Khusus
“Profesionalismenya bagi polisi di dalam pemolisiannya adalah dengan mentransformasi, mengkaji, dan mengembangkan ilmu kepolisian,” ucapnya seusai kegiatan Seminar Sekolah Mahasiswa S1 STIK Angkatan 83 di Gedung STIK, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri itu mengatakan bahwa perkembangan ilmu kepolisian dan pemolisian bergerak sangat cepat mengikuti perkembangan zaman.
Seiring dengan perkembangan yang cepat, maka harus pula diikuti dengan perubahan pola pembelajaran ataupun pendidikan.
Baca Juga:
Polisi Dikeroyok hingga Tewas, Polri Kirim 148 Personel ke Papua Tengah
“Kalau tidak ada pengembangan cara pembelajaran atau pendidikannya yang tertinggal, atau boleh dikatakan tidak proaktif dan problem solving, maka kita akan juga tertinggal,” ucapnya.
Terlebih, menurutnya, polisi merupakan refleksi peradaban bangsa. Maka dari itu, diperlukan pengembangan serta transformasi ilmu kepolisian agar polisi bisa menjadi penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan yang memberikan pelayanan berkualitas prima.
Sementara itu, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Rudi Sudarto mengatakan bahwa pada 2023, sudah ada pernyataan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) tentang operasional Unipol. Lalu, saat ini sedang dalam proses untuk mendapatkan izin prakarsa.
“Kami sedang berproses untuk mendapatkan izin prakarsa dari Kemendikti maupun dari Menpan RB, kemudian setelah itu akan ada Perpres dari Presiden,” ucapnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]