WahanaNews.co, Jogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) baru saja mengadakan Dies Natalis ke-74 pada Selasa (19/12/2023) lalu.
Namun, yang kini menjadi perbincangan adalah, salah satu alumnus terbaik mereka, yaitu Presiden Joko Widodo, tidak hadir di acara tersebut.
Baca Juga:
Soal Insiden di Diskusi UGM, Wamentan Sudaryono Beri Klarifikasi
Rektor UGM bahkan secara pribadi telah mengundang Presiden Jokowi. Ba
Padahal, beberapa alumnus lainnya yang kini punya 'nama' turut hadir, seperti Capres Nomor Ganjar Pranowo, Mensesneg Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.
"Sebenarnya UGM mengundang beliau (Jokowi). Cuma sampai tadi malam beliau masih di Jepang jadi waktunya tidak cukup untuk sampai di Jogja meskipun sebenarnya beliau sangat berkeinginan untuk memberikan pidato langsung ke UGM," kata Sekretaris UGM Andi Sandi saat bertemu dengan wartawan, Rabu, (20/12/2023).
Baca Juga:
29 Mahasiswa UGM Berangkat ke Raja Ampat, Optimalkan Sumber Daya Lokal lewat KKN-PPM 2026
Pihak kampus bahkan juga telah meminta Jokowi untuk memberikan kata sambutan berupa video untuk Dies Natalis kali ini. Namun, hingga acara selesai, video tersebut tidak diperoleh pihak UGM.
"Sebenarnya video ini sudah lama kita sampaikan ke beliau. Cuma memang yang namanya permintaan tidak semuanya harus dikabulkan," lanjutnya.
"Tapi prinsipnya beliau itu berkeinginan sekali untuk (datang ke acara) ini, cuma ada agenda kenegaraan yang tidak bisa ditinggalkan jadi beliau tidak bisa hadir," sambung Andi.