Menurut Dwi, Indonesia juga menekankan pentingnya solidaritas antarnegara ASEAN serta koordinasi regional yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan global yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi maupun perekonomian kawasan.
Ia menambahkan, kerja sama lintas negara di sektor energi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ASEAN sekaligus mendukung target transisi energi bersih yang tengah dijalankan negara-negara anggota.
Baca Juga:
Prabowo Lantik Hanif Faisol dan Jumhur Hidayat, Perkuat Sektor Pangan dan Lingkungan
KTT ASEAN tahun ini mengangkat tema “Navigating Our Future, Together” yang menitikberatkan pada penguatan stabilitas kawasan, integrasi ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta pembangunan berkelanjutan.
Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama negara-negara ASEAN dalam menghadapi tantangan global melalui kolaborasi dan solidaritas regional.
Partisipasi Indonesia dalam forum ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu motor penggerak kerja sama energi di Asia Tenggara, termasuk dalam pengembangan konektivitas energi regional dan percepatan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga:
Prabowo Subianto Tiba di Moskow Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia Rusia
Keberangkatan Presiden Prabowo menuju Filipina dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden turut didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.