WAHANANEWS.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Patriot Husada-VI terus memperlihatkan komitmen tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Bertugas di Rumah Sakit Terapung (Floating Hospital) milik Uni Emirat Arab yang berlabuh di Al-Arish, Mesir, tim medis dari TNI yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan RI secara konsisten memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak konflik.
Baca Juga:
Prabowo Perintahkan TNI Kirim 20.000 Personel ke Gaza
Pelayanan medis yang diberikan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mencakup berbagai tindakan lanjutan guna memastikan kondisi pasien dapat tertangani secara optimal.
Keberadaan fasilitas kesehatan terapung ini menjadi salah satu pusat layanan vital bagi para korban, terutama yang berada di wilayah perbatasan dan membutuhkan penanganan cepat serta terpadu.
Berdasarkan laporan terbaru dari Dansatgas Patriot Husada-VI, Letnan Kolonel Ckm dr. Arif Puguh Santoso, Sp.PD, tercatat sebanyak 97 pasien telah terlayani hanya dalam satu hari pada Sabtu (18/04/2026).
Baca Juga:
Indonesia Konsisten Dukung Upaya Perdamaian dan Rekonstruksi Gaza di KTT Sharm El-Sheikh
Layanan yang diberikan mencakup penanganan IGD, tindakan bedah, fisioterapi, hingga hemodialisa (cuci darah).
Jika diakumulasikan sejak 15 April, total pasien yang berhasil ditangani oleh nakes Indonesia telah mencapai 291 orang.
Capaian tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan serta profesionalisme tenaga kesehatan Indonesia dalam merespons situasi krisis.
Para tenaga medis bekerja secara intensif dengan dukungan peralatan yang memadai untuk menjamin kualitas pelayanan tetap terjaga.
Di tengah dinamika keamanan yang masih tergolong rawan terkendali akibat eskalasi konflik di kawasan, seluruh personel Satgas dilaporkan berada dalam kondisi lengkap dan tetap menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan.
Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran operasional dan keselamatan seluruh tim.
Kehadiran Satgas di Al-Arish menjadi bagian penting dari rantai bantuan kemanusiaan internasional.
Berbagai layanan penunjang seperti pemeriksaan radiologi, laboratorium, hingga distribusi obat-obatan diberikan secara profesional sesuai standar medis yang berlaku.
Misi kemanusiaan Patriot Husada yang kini memasuki tahap ke-6 ini menjadi wujud nyata peran aktif Indonesia dalam membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina melalui kontribusi tenaga medis yang berdedikasi tinggi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]