Ia juga menjelaskan bahwa perencanaan program Kemensos untuk tahun 2026 telah disusun secara matang sepanjang tahun 2025.
Penyusunan tersebut diselaraskan dengan agenda strategis serta prioritas pembangunan nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Kemensos Salurkan Rp66,7 Miliar Tangani Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Hari
"Ke depan, Kemensos menindaklanjuti tiga mandat utama Presiden. Pemutakhiran DTSEN menjadi basis utama penyaluran bantuan,” ucapnya.
Gus Ipul menegaskan bahwa arah kebijakan bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi ditujukan untuk mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.
“Keluarga akan beralih ke program pemberdayaan agar lebih mandiri,” katanya.
Baca Juga:
Kemensos dan BNPB Perkuat Respon Cepat Banjir Sumatera dengan Puluhan Dapur Umum
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya kepekaan dan responsivitas birokrasi dalam pelaksanaan program sosial pemerintah.
“Birokrasi harus memahami situasi agar program berjalan cepat dan tepat,” ucap Agus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Sosial, di antaranya Sekretaris Jenderal Robben Rico, para direktur jenderal, inspektur jenderal, serta pejabat eselon II di lingkungan Kemensos.