Hilal
adalah bulan sabit tertipis yang berkedudukan rendah di atas cakrawala langit
barat, dan sudah diamati tepat selepas terbenamnya Matahari.
Astronom
amatir, Marufin Sudibyo, mengatakan kepada wartawan, 22 April 2020, terbenamnya
matahari adalah patokan dalam menentukan hilal.
Baca Juga:
BMKG Prediksi Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Hilal 19 Maret Belum Penuhi Kriteria
"Hilal
menjadi penentu bagi awal bulan kalender Hijriyyah karena sifatnya. Bilamana
pada senja hari hilal terlihat, maka di senja hari sebelumnya hilal tidak akan
ada di atas cakrawala langit Barat karena Bulan memang tidak ada di sana,"
jelas Marufin.
Untuk
melihat hilal, ada tiga metode yang bisa dilakukan:
- Mata telanjang
Baca Juga:
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis 19 Februari 2026
- Alat bantu optik tapi tetap mengandalkan mata
- Alat bantu optik dengan sensor atau kamera
Berikut
penjelasannya: