1. Metode Mata Telanjang
Metode
petama adalah dengan mata telanjang. "Metode pertama adalah menggunakan mata telanjang, tanpa
alat bantu optik sama sekali. Sehingga menghasilkan fenomena
kasatmata-telanjang," tutur Marufin.
Baca Juga:
Menanti Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Minggu atau Senin?
2. Alat Bantu Optik Tapi Mengandalkan Mata
Metode
kedua dilakukan dengan menggunakan alat bantu optik terutama teleskop, namun
tetap mengandalkan penglihatan mata. "Ini menghasilkan fenomena kasatmata-teleskop," tambahnya.
3. Alat Optik yang Terangkai Sensor atau Kamera
Baca Juga:
Tentukan Awal Ramadhan 2025, Sidang Isbat Kemenag Digelar 28 Februari
Metode
terakhir adalah dengan menggunakan alat optik terutama teleskop yang terangkai
dengan sensor atau kamera. "Sensor/ kamera ini memproduksi denyut elektronik yang bisa
diolah sebagai citra atau gambar. Ini menghasilkan fenomena kasat-kamera,"
tambah Marufin.
Dari
ketiga metode tersebut, yang paling populer adalah penggunaan metode mata
telanjang dan mata yang dibantu oleh alat optik, khususnya teleskop.