Survei nasional IPO tersebut dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.
Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Baca Juga:
Prabowo Sudah Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI, Siapa Saja?
Survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen.
Prabowo Pernah Bicara Tak Maju Lagi jika Kecewa dengan Kinerja
Jauh sebelum survei terbaru IPO muncul, Prabowo pernah berbicara mengenai syarat bagi dirinya sendiri untuk kembali bertarung dalam Pilpres 2029.
Baca Juga:
Konflik Kepentingan Jadi Pemicu Korupsi, Kementerian PANRB Dorong ASN Deklarasi Sejak Dini
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat penutupan Kongres VI Partai Demokrat pada 2025 setelah Partai Gerindra lebih dahulu mendorong dirinya untuk kembali maju sebagai calon presiden pada 2029.
Prabowo ketika itu menyatakan tidak akan kembali mencalonkan diri apabila memasuki tahun keempat pemerintahannya ia merasa kecewa terhadap pencapaian dan prestasinya sendiri.
“Saya kemarin dicalonkan oleh partai saya untuk maju lagi 2029, nakal-nakal itu kader saya, baru 100 hari kerja udah disuruh maju lagi,” tegas Prabowo.