WahanaNews.co | Bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis hasil Survey Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 pada Selasa, (31/5/2022).
Salah satu hasil survei adalah sekitar 70 juta penduduk mengisap tembakau.
Baca Juga:
Sumbang Rp216,9 Triliun, Industri Tembakau Jadi Salah Satu Penyokong Ekonomi Indonesia
GATS merupakan survei nasional yang representatif untuk memonitor penggunaan konsumsi tembakau penduduk usia 15 tahun ke atas dan mengevaluasi pencapaian upaya pengendaliannya.
Survei ini dilakukan dengan menerapkan protokol standar antar negara dan metodologi berstandar internasional sehingga hasilnya dapat diperbandingkan.
"Saat ini karena GATS ini merupakan survei global, sudah ada 33 negara yang telah menyelesaikan survei. Temuan kita 34,5% atau kurang lebih 70 juta penduduk menggunakan tembakau, yang sebagian besar laki-laki," kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi dalam acara peluncuran GATS di gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (31/5/2022).
Baca Juga:
Ekonomi RI 2025 Diprediksi Bakal Banyak Tantangan, Tapi Penjualan Skincare Meningkat
Dikatakan Endang, survei menunjukkan 68,9 juta orang dewasa menghisap tembakau, sedangkan 6,2 juta pengguna merupakan pengguna rokok elektronik.
Sementara itu, sebanyak 121,6 juta orang terpapar asap rokok di rumah dan 20,3 juta terpapar rokok di tempat kerja.
Endang mengatakan, sepanjang tahun 2021 terdapat 10.170 rumah tangga yang dilibatkan sebagai sampel dan satu individu dipilih secara acak dari masing-masing rumah tangga peserta untuk mengisi survei ini.