WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pertemuan antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Senin (13 April 2026), menghadirkan suasana hangat yang penuh makna diplomatik.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih lima jam tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis yang mencakup kerja sama bilateral, geopolitik, hingga peluang kolaborasi di berbagai sektor penting.
Baca Juga:
Semprot Sistem Ekonomi, Prabowo Turunkan Bunga Kredit Ultra Mikro Jadi 8 Persen
Di tengah agenda pembahasan yang cukup padat, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Putin serta seluruh masyarakat Rusia.
Gestur tersebut menjadi sorotan karena mencerminkan sikap saling menghormati antarbangsa yang memiliki latar belakang budaya dan agama yang berbeda.
“Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia,” ujar Sekretaris Kabinet.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalancana kepada 8 Insan PLN atas Dedikasi di Sektor Energi
Menanggapi hal itu, Presiden Putin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Presiden Prabowo.
Ia menilai ucapan tersebut memiliki arti penting, terlebih karena Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, sehingga pesan tersebut memiliki nilai simbolik yang kuat dalam hubungan antarnegara.
“Presiden Putin menyambut baik dan sangat apresiasi kepada Presiden Prabowo dan sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, karena terucap dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujarnya.