Lebih lanjut, Presiden Putin juga menegaskan karakter Rusia sebagai negara multikonfesional yang menjunjung tinggi nilai keberagaman dan toleransi antarumat beragama.
Ia menyampaikan bahwa di Rusia, berbagai perayaan keagamaan dihormati dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang harmonis.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik, Tegaskan Indonesia Menuju “Rising Giant” Dunia
“Beliau menyampaikan bahwa Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama,” imbuhnya.
Pertemuan bilateral ini tidak hanya berfokus pada penguatan hubungan diplomatik dan kerja sama strategis di berbagai bidang seperti ekonomi, pertahanan, dan energi, tetapi juga memperlihatkan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam diplomasi internasional.
Sikap saling menghormati terhadap perbedaan menjadi landasan utama dalam membangun hubungan yang kokoh dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Buntut Pernyataan Jatuhkan Prabowo Saiful Mujani Dipolisikan Tuduhan Makar
Momen tersebut pun menjadi simbol kuat persahabatan antara Indonesia dan Rusia.
Selain mempererat hubungan kedua negara, peristiwa ini juga menunjukkan bahwa perbedaan agama dan budaya bukanlah penghalang, melainkan jembatan untuk memperkuat saling pengertian dan kerja sama di tengah dinamika global yang terus berkembang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.