Tak hanya atlet, para pelatih juga turut memperoleh bonus sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina dan mendampingi atlet hingga meraih prestasi.
Untuk pelatih nomor perorangan dan ganda diberikan bonus sebesar Rp300 juta, sedangkan pelatih nomor beregu memperoleh Rp400 juta.
Baca Juga:
Pemanfaatan AI di Sekolah Kini Diatur, Pemerintah Tekankan Kesiapan dan Usia Anak
Penyaluran bonus dilakukan melalui rekening Bank Rakyat Indonesia milik masing-masing penerima.
Skema ini dipilih untuk mempercepat distribusi dana sekaligus memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam penyaluran.
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa mekanisme transfer langsung ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjalankan arahan Presiden terkait tata kelola keuangan yang bersih dan tepat sasaran. Ia memastikan tidak ada perantara dalam proses pencairan dana tersebut.
Baca Juga:
Kerja Sama Dagang RI–AS Menguat, Investasi Mineral Wajib Bangun Smelter di Dalam Negeri
“Sesuai arahan Presiden, dana bonus ditransfer langsung ke rekening atlet dan pelatih. Agar diterima cepat, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
Selain memberikan bonus, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memberikan edukasi kepada atlet terkait pengelolaan keuangan.
Program pendampingan ini diharapkan dapat membantu para atlet dalam mengatur keuangan mereka secara bijak dan berkelanjutan di masa depan.