WahanaNews.co | Semangat membangun sepakbola nasional kembali membara.
PSSI berhasrat menghidupkan kembali Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia), dimulai pada September 2022 mendatang.
Baca Juga:
Evandra Antar Kemenangan Dramatis, Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan
Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengundang pakar-pakar, pelatih berlisensi, dan mantan pemain untuk mengembangkan kembali kurikulum sepakbola Filanesia.
Sejak Luis Milla tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Filanesia yang sempat digaungkan tidak lagi terdengar kabarnya.
Timnas Indonesia di era pelatih Shin Tae-yong kini lebih mengandalkan permainan pragmatis tanpa pakem yang baku.
Baca Juga:
Persilanny Raih Peringkat Ke-4 Liga 4 PSSI Papua Pegunungan, Askab Apresiasi Pemkab dan Masyarakat Kabupaten Lanny Jaya
Sekadar informasi, Filanesia merancang filosofi sepakbola nasional sejak 2017 lalu, meski hal itu sudah dirumuskan sejak lama karena selalu dilakukan pembenahan.
Filanesia telah dibukukan untuk menjadi acuan kurikulum pembinaan sepakbola Indonesia.
Semua hal berkaitan sepakbola mulai dari struktur permainannya, fase latihan sesuai usia, dan makna serta tujuan dari sepakbola tersebut, termaktub dalam filosofi itu.