"Bagi cabang olahraga Wushu program ini sangat penting karena prestasi tidak bisa dibangun secara instan, seorang atlet membutuhkan proses pembinaan yang panjang, terstruktur, dan dimulai dari usia dini untuk mencapai tingkat dunia," katanya.
Sebagai contoh keberhasilan pembinaan atlet usia muda, Airlangga menyebut sejumlah atlet wushu Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.
Baca Juga:
Raih 10 Emas, Kontingen Indonesia Posisi Ketiga Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi di level dunia.
"Kita sudah melihat atlet Lindswell Kwok, Edgar Xavier Marvelo yang dibina sejak usia muda mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional, termasuk kejuaraan dunia," kata Airlangga.
Ia pun optimistis komitmen pemerintah dalam menjalankan program pelatnas jangka panjang akan melahirkan generasi atlet baru yang memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.
Baca Juga:
PB WI Tambah Target Medali Emas dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Sinergi antara pemerintah, induk organisasi cabang olahraga, pelatih, dan para atlet diyakini menjadi fondasi penting untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga Indonesia di masa mendatang.
"Jadi kami PB Wushu Indonesia siap mendukung dan menjadi bagian dari upaya besar ini demi prestasi Indonesia yang semakin mendunia," katanya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.