Ia juga menyinggung bahwa berbagai persoalan dalam sepak bola Italia sebenarnya sudah muncul bahkan sebelum masa kepemimpinan Gattuso maupun Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina.
Hal ini menunjukkan bahwa krisis yang terjadi bersifat sistemik dan membutuhkan solusi jangka panjang.
Baca Juga:
Menpora Erick Sambut Kehadiran Trofi Piala Dunia 2026, Tegaskan Pemuda dan Olahraga Prioritas Nasional
“Banyak masalah muncul sekarang. Budaya egois membuat sepak bola Italia memburuk, banyak orang hanya menyelamatkan diri sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Del Piero mengingatkan bahwa Italia pernah menghadapi masa-masa sulit serupa di masa lalu.
Namun, mereka mampu bangkit dan kembali berjaya, seperti saat meraih kesuksesan di Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 2006.
Baca Juga:
FIFA Beri Jaminan Tim Peserta di Tengah Polemik Visa Amerika Serikat
Kebangkitan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari keberanian melakukan pembenahan fundamental, termasuk fokus pada pembinaan pemain muda dan pembangunan sistem yang lebih solid.
Ia pun menekankan bahwa langkah awal untuk bangkit adalah dengan memiliki sikap rendah hati serta kemauan untuk belajar dan berbenah dari nol.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah kerendahan hati dan kemauan untuk memulai lagi, belajar, serta menganalisis siapa yang melakukannya dengan baik,” kata Del Piero.