Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, menuturkan, judo adalah salah satu cabang penting karena rutin dipertandingkan dalam Olimpiade.
Hanya saja, prestasi Indonesia masih sebatas Asia Tenggara atau SEA Games, seperti terakhir meraih empat emas, dua perak, dan empat perunggu, atau berada di bawah Thailand yang menjadi juara umum judo di SEA Games 2019.
Baca Juga:
Drama Olimpiade: Angela Carini Tumbang dalam 46 Detik, Imane Khelif Terjerat Kontroversi Gender
Kini, Marciano berharap Maruli bisa mengantarkan judo Indonesia naik tingkat, setidaknya konsisten berprestasi di level Asia sebelum ke level dunia.
Apalagi, hal itu telah menjadi tuntutan setiap cabang nasional seperti terkandung dalam DBON.
”Besar harapan kami di bawah kepemimpinan Jenderal Maruli judo Indonesia semakin berprestasi di pentas internasional. Jenderal Maruli diharapkan bisa mendorong pengurus provinsi bisa lebih aktif dalam membina atlet-atletnya, mencari bibit atlet baru, dan meningkatkan standar pelatih,” ungkap Marciano.
Baca Juga:
Disematkan Oleh Pangkostrad Maruli Simanjuntak, Kapolri Terima Sabuk Hitam Judo
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengutarakan, pihaknya menaruh perhatian besar untuk judo Indonesia.
Karena itu, pada 26-28 November, Okto menghadiri Grand Slam Judo 2021 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dan bertemu dengan Presiden Federasi Judo Internasional (IJF), Marius Vizer, dan Presiden Federasi Judo Asia (AJF), Obaid Al-Anzi.
Itu bagian diplomasi dengan IJF.