WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perjalanan karier atlet hoki Indonesia, Revo Priliandro, menjadi gambaran nyata bagaimana dukungan dan apresiasi dari pemerintah dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan seorang atlet.
Dari yang semula harus berjuang di tengah keterbatasan dan keraguan, kini Revo berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional sekaligus menikmati hasil dari kerja kerasnya selama ini.
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat SDM Olahraga Lewat Beasiswa dan Riset Kampus
Revo menuturkan, momen paling berpengaruh dalam hidupnya terjadi setelah ia sukses meraih medali emas secara beruntun pada SEA Games 2023 di Kamboja dan SEA Games 2025 di Thailand.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengangkat namanya di kancah olahraga, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kondisi ekonominya.
Berkat bonus yang diterimanya, Revo kini mampu memiliki rumah pribadi serta kendaraan, sesuatu yang sebelumnya sulit ia bayangkan.
Baca Juga:
Kemenpora dan Kemendiktisaintek Perkuat Sinergi, Kampus Jadi Basis Pembinaan Atlet
Stabilitas finansial yang ia rasakan saat ini menjadi salah satu titik balik penting dalam hidupnya.
“Apresiasi dan bonus dari pemerintah benar-benar mengubah perjalanan hidup saya,” ujarnya saat berbinccang, Jumat (24/4/2026).
Tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pribadi, Revo juga mulai berpikir lebih jauh dalam mengelola keuangan.
Ia mengambil langkah bijak dengan mengalihkan sebagian penghasilannya ke instrumen investasi serta menyiapkan dana pendidikan untuk anaknya di masa depan.
“Awalnya saya ingin membeli rumah lagi, tapi setelah dipikir-pikir, saya memilih investasi emas dan mempersiapkan pendidikan anak di masa yang akan datang,” katanya.
Lebih jauh, Revo tidak hanya mengejar pencapaian pribadi. Ia menyimpan harapan besar agar generasi berikutnya, khususnya anaknya, dapat meraih prestasi yang lebih tinggi darinya, bahkan hingga level Olimpiade.
“Saya ingin anak saya menjadi atlet Olimpiade, cabang olahraga apapun. Saya ingin dia lebih sukses dari ayahnya, lebih berprestasi,” jelasnya.
Namun, perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Revo mengenang masa awal kariernya yang penuh tantangan dan pengorbanan.
Saat masih duduk di bangku SMA pada 2014, ia sudah mengikuti berbagai kejuaraan nasional, meskipun harus membiayai sebagian kebutuhannya sendiri.
Selama tiga kali mengikuti kejuaraan dengan bantuan orang tua, hasil yang diharapkan belum juga tercapai.
Kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan dari keluarga terhadap pilihan kariernya di dunia olahraga.
Meski begitu, tekad Revo tidak surut. Ia bahkan pernah mengambil keputusan nekat dengan meninggalkan rumah demi tetap bisa mengikuti pertandingan, dengan dukungan pelatih yang saat itu membantunya secara finansial.
Langkah berani tersebut akhirnya membuahkan hasil. Revo berhasil meraih posisi ketiga dan naik podium, yang kemudian menjadi titik awal kebangkitannya.
Sejak saat itu, kariernya terus berkembang hingga mencapai puncaknya dengan meraih medali emas pada PON Papua 2021.
Prestasi tersebut membuka jalan baginya untuk tampil di SEA Games, hingga akhirnya mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional dengan raihan medali emas beruntun.
Kini, perubahan tidak hanya dirasakan dalam kehidupan pribadinya, tetapi juga dalam cara pandang keluarganya terhadap dunia olahraga.
Orang tua yang sebelumnya meragukan pilihannya kini menyadari bahwa profesi atlet juga memiliki masa depan yang menjanjikan.
“Bentuk perhatian pemerintah sangat besar. Bahkan saya bisa mendapatkan pekerjaan dari olahraga hoki. Dampaknya sangat terasa bagi keluarga saya,” terang Revo.
Ke depan, Revo menegaskan dirinya tidak ingin cepat berpuas diri. Bersama tim nasional hoki Indonesia, ia telah memastikan tiket ke Asian Games 2026 dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar.
Target berikutnya pun sudah jelas, yakni berusaha meraih podium di ajang tersebut dengan persiapan yang lebih matang.
“Tentu tidak mudah, tapi kami akan bekerja keras. Saya dengar persiapan latihan dimulai Mei, semoga semua berjalan lancar,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]