Iran termasuk negara yang terdampak, meski sebenarnya aturan itu memberikan pengecualian bagi atlet dan pelatih yang mengikuti ajang olahraga internasional.
Ketentuan serupa juga direncanakan berlaku bagi peserta Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca Juga:
Comeback Spektakuler! Norwegia Lolos Otomatis ke Piala Dunia Usai Taklukkan Italia
Taj menyatakan bahwa federasi melihat kebijakan ini sarat muatan politik.
“Menurut kami, situasinya sudah dipolitisasi. Kami memberi tahu Presiden FIFA bahwa mereka bersikap politis dan kondisi ini sepenuhnya dipolitisasi,” ujar Taj.
Ia berharap FIFA mengambil peran lebih aktif dalam menyikapi masalah tersebut.
Baca Juga:
Menang atas Honduras, Garuda Asia Tutup Petualangan di Grup H dengan Penuh Perjuangan
Menurutnya, keputusan tegas dari FIFA diperlukan untuk menjaga integritas serta memastikan penyelenggaraan acara internasional berlangsung tanpa campur tangan politik.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.