Paspor AS
Tidak ada indikasi Durov pernah mengajukan kewarganegaraan AS, namun wawancaranya dengan Carlson memunculkan beberapa info menarik, meski belum dikonfirmasi, tentang hubungannya dengan negara tersebut.
Baca Juga:
PHK Berlanjut, Microsoft Pangkas Ratusan Karyawan Meski Keuntungan Meningkat
Ia mengatakan pada suatu saat ia mengira San Francisco "akan menjadi tempat yang tepat bagi kami." Namun, ia kemudian diserang oleh "tiga orang besar" yang mencoba merampas teleponnya saat ia berikicau tentang pertemuannya dengan kepala Twitter saat itu, Jack Dorsey.
Durov mengklaim telah keluar sebagai pihak yang lebih baik dalam pertengkaran itu. "Ada perkelahian singkat dan sedikit pertumpahan darah."
Ia juga mengatakan badan keamanan AS memberinya "terlalu banyak perhatian" setiap kali ia berkunjung, mengeluh bahwa dua agen FBI akan selalu menemuinya di bandara untuk mengajukan pertanyaan.
Baca Juga:
Dalam Acara CEO Forum 2024, Dirut PLN Ajak Selaraskan Langkah Wujudkan Mimpi Indonesia
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.