Keempat, sirkulasi siklonik juga terpantau di sekitar perairan barat Sumatera dan Laut Natuna, sehingga menciptakan daerah konvergensi yang meningkatkan potensi hujan di wilayah sekitarnya.
"Kombinasi dari fenomena-fenomena ini diperkirakan akan meningkatkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, meliputi wilayah dari barat hingga timur Indonesia," ungkap BMKG.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran, Operasi Modifikasi Cuaca Diterapkan di Jawa Timur
Daftar daerah potensi cuaca ekstrem
Menurut BMKG, ada sejumlah daerah di Indonesia yang berpotensi terkena cuaca ekstrem dalam periode 19-25 November, dan mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Berikut daftarnya:
Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung
Baca Juga:
Sinyal El Niño Muncul, BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Cepat
Jawa dan Bali: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali
Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur
Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur