OpenAI juga mencatat bahwa fitur suara ChatGPT di masa mendatang dapat digunakan untuk membuat dan membacakan cerita, bertindak sebagai "wasit" dalam perdebatan, serta menjalankan perintah dari pengguna dalam bentuk suara.
Teknologi yang mendasari kemampuan suara ini sebelumnya telah dimanfaatkan oleh Spotify untuk menerjemahkan konten podcast di platform streaming tersebut ke berbagai bahasa.
Baca Juga:
Penuh Kebersamaan, Peringatan May Day 2026 di Jambi Berlangsung Aman dan Kondusif
Kemampuan "melihat" ChatGPT dapat digunakan untuk melakukan analisis terhadap gambar dan foto. Sebagai contoh, pengguna dapat mengambil gambar isi kulkas dan kemudian bertanya kepada ChatGPT tentang makanan yang dapat disiapkan berdasarkan bahan yang ada di dalamnya.
Selain itu, aplikasi lainnya adalah meminta ChatGPT untuk menganalisis dan menerjemahkan data yang terdapat dalam bentuk grafik.
Teknologi pengenalan gambar yang populer saat ini adalah Google Lens.
Baca Juga:
Paus Leo XIV: Otak Harus Dilatih, Jangan Serahkan Khotbah ke AI
Kemampuan melihat, mendengar, dan berbicara ChatGPT akan menjadi tersedia bagi pelanggan berbayar dalam kategori Plus dan Enterprise dalam waktu dua minggu.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.