Selain itu, tim peneliti mendeteksi lebih banyak keterampilan terkait AI dalam pekerjaan dengan potensi peningkatan yang tinggi. Keterampilan itu termasuk penulisan prompt atau penggunaan alat AI.
Srinivasan memberikan beberapa rekomendasi untuk perusahaan terkait dampak AI pada lapangan pekerjaan. Salah satunya melakukan investasi pada program peningkatan keterampilan untuk mengalihkan pekerja ke peranan yang ditingkatkan melalui AI.
Baca Juga:
Penuh Kebersamaan, Peringatan May Day 2026 di Jambi Berlangsung Aman dan Kondusif
Selain itu juga meningkatkan keterampilan berkelanjutan dalam AI generatif untuk memanfaatkan alat baru.
Dia mengingatkan perusahaan bahwa AI generatif bukan langkah penghematan. Melainkan sebagai peningkatan kemampuan.
"Bukan langkah penghematan biaya dan menyelaraskan program pelatihan tenaga kerja untuk mendukung transisi pekerjaan serta tuntutan keterampilan yang terus berkembang," dia menjelaskan.
Baca Juga:
Paus Leo XIV: Otak Harus Dilatih, Jangan Serahkan Khotbah ke AI
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.