Meski demikian, kata dia, fenomena ini diprediksi akan lebih berperan tahun depan dan kemungkinan akan mendorong suhu lebih tinggi lagi.
Rekor suhu
Baca Juga:
Anggota Komisi D DPRD Jember Soroti Penurunan Anggaran BPBD di Tengah Kekeringan El Nino
Sebelum Juli, Juni sempat jadi bulan terpanas dalam catatan dengan "margin yang substansial," menurut laporan Copernicus.
Pada bulan Juli, dunia mengalami rekor hari terpanas. Pada 6 Juli, suhu rata-rata global naik menjadi 17,08 derajat Celcius, mengalahkan rekor suhu sebelumnya 16,8 derajat Celcius, Agustus 2016.
Copernicus pun mengungkap setiap hari selepas 3 Juli bahkan lebih panas ketimbang rekor 2016.
Baca Juga:
Ancaman Kabut Asap Lintas Asia Tenggara Menguat, RI Masuk Daftar
"Kami tujuh bulan memasuki 2023 dan hampir setiap bulan tahun ini berada di lima besar rekor terpanas," kata Burgess, sambil menambahkan bahwa jika tren berlanjut hingga musim gugur dan musim dingin, 2023 kemungkinan akan menjadi tahun terhangat yang pernah tercatat.
Panas lautan juga mencapai rekor tertinggi. Pada pertengahan Mei, suhu permukaan laut global mencapai "tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya" sepanjang tahun.
"Apa yang kami lihat sekarang, belum pernah kami lihat sebelumnya," kata Burgess.