Moorats membuktikan kelemahan itu dengan mengunggah firmware kustom buatannya secara nirkabel atau over-the-air.
Firmware tersebut berhasil dipasang ke soundbar dan menunjukkan bahwa perangkat dapat menerima kode yang tidak semestinya.
Baca Juga:
Mie Instan Tak Selalu Jahat, Ini Batas Aman dan Trik Membuatnya Lebih Sehat
Temuan ini menjadi berbahaya karena firmware yang dimodifikasi dapat mengubah fungsi dasar perangkat.
Creative Sound Blaster Katana V2X diketahui berjalan menggunakan FreeRTOS.
FreeRTOS merupakan sistem operasi tertanam yang banyak digunakan pada berbagai perangkat elektronik.
Baca Juga:
Kinerja Melesat 345,97 Persen, PTDI Rombak Struktur Pengurus Perusahaan
Dalam sistem tersebut, Moorats menemukan dukungan untuk fungsi Human Interface Device atau HID.
HID merupakan kelas perangkat USB yang juga digunakan oleh keyboard, mouse, dan webcam.
Dengan memodifikasi firmware, soundbar tersebut dapat dimanipulasi agar dikenali komputer sebagai perangkat tambahan.