Dalam skenario yang dijelaskan Moorats, soundbar dapat dibuat seolah-olah menjadi keyboard.
Dari titik itu, perangkat dapat mengirimkan perintah ke komputer korban secara diam-diam.
Baca Juga:
SMA Negeri 1 Sidikalang Cetak Sejumlah Prestasi
"Menggabungkan semuanya, saya bisa sepenuhnya dari jarak jauh mengunggah firmware kustom ke speaker yang belum pernah saya pairing, lalu perangkat akan reboot, memasang firmware jahat, dan mengetikkan perintah eksekusi ke PC," tulis Moorats.
Skenario serangan tersebut membuat soundbar tidak lagi sekadar perangkat audio.
Perangkat itu dapat bertindak seperti keyboard hantu yang menjalankan instruksi tanpa disadari pengguna.
Baca Juga:
Kios Pupuk Sering Tutup, Petani di Dairi Bingung
Dalam serangan nyata, peretas berpotensi memanfaatkan fungsi tersebut untuk membuka program sistem dan menjalankan perintah berbahaya.
Peretas juga dapat mencoba mempertahankan firmware berbahaya agar lebih sulit dihapus oleh pengguna.
Meski terlihat serius, serangan ini memiliki batasan jarak.