Zulfan juga pernah mengaku menerima informasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di Jakarta pada 23 September 2022.
Menurutnya, informasi itu ia terima dari hasil berbagai perbincangannya dengan sejumlah orang.
Baca Juga:
Koalisi Permanen Prabowo: Soliditas Kian Erat, NasDem Masih Pikir-pikir
"Namanya kita obrol kiri kanan, misalnya tadi kata orang [gelar perkara kasus dugaan korupsi Formula E] tanggal 22 [September 2022], ternyata enggak, kemungkinan Jumat," kata Zulfan saat dihubungi, 22 September 2022.
Namun, ia mengaku tidak bisa memastikan apakah KPK akan benar-benar melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E pada Jumat (23/9). Zulfan mengajak publik menunggu, apakah KPK benar melangsungkan kegiatan itu atau tidak.
"Kita enggak tahu hari Jumat ini ada enggak," ucapnya.
Baca Juga:
KPU Toba Tetapkan Pasangan Calon Bupati Terpilih Pasca Putusan MK
Anies Tak Pernah Kunjungi China
Zulfan juga pernah mengungkapkan potensi perang proksi atau proxy war hingga kepentingan negara adikuasa di balik kontestasi Pilpres 2024.
Ia menilai Amerika Serikat (AS) bakal mendapat keuntungan jika Anies atau Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa diusung menjadi calon presiden. Zulfan beranggapan keuntungan tersebut bisa didapat meski AS tidak terlibat secara langsung.