WAHANANEWS.CO, Jakarta - DPR RI mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera melalui rapat koordinasi intensif dengan jajaran menteri dan kepala lembaga terkait.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan rapat ini digelar untuk mengevaluasi penanganan pascabencana di Sumatera, sebagai kelanjutan dari rakor sebelumnya di Aceh pada Januari 2026.
Baca Juga:
Revisi UU KPK Memanas, Ronny Talapessy Ungkap Sikap Jokowi 2019
"Kita mengadakan evaluasi penanganan pasca bencana alam Sumatera, yang kita hadirkan menteri-menteri terkait," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Dasco menuturkan menteri/kepala lembaga yang hadir dalam rapat antara lain Menteri Dalam Negeri selaku kepala satgas pemerintah, Kepala BNPB, Kasum TNI, Komandan Brimob Polri, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Keuangan, dan Menteri Pekerjaan Umum.
Kemudian hadir juga Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, serta Kepala BPS, dan sejumlah pimpinan komisi DPR terkait.
Baca Juga:
DPR Ingatkan Pemprov Jangan Abaikan Daya Beli Warga dalam Tetapkan Opsen Pajak
Ia menjelaskan pada rakor sebelumnya sudah ditargetkan roda pemerintahan di daerah terdampak bencana harus kembali berjalan sebelum bulan Ramadhan, dan saat ini hanya sedikit pemerintah daerah yang masih terhambat.
Dasco juga mengungkapkan bahwa satgas sebelumnya membahas normalisasi sungai dan infrastruktur daerah terisolir, serta memastikan di Aceh tidak ada lagi daerah yang terisolir, meski akses masih menantang.
"Medannya berat, tetapi sudah tidak ada daerah terisolir dan normalisasi sungai terus berjalan sampai saat ini," katanya.
Selain itu, DPR ingin mengetahui proses pemerintah terkait penyediaan hunian sementara (huntara) dan kebersihan lingkungan terdampak bencana.
"Kami minta ketua satgas dari pemerintah untuk memberikan beberapa paparan," ucap Dasco.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]