Ia juga menyoroti peran strategis Cirebon sebagai daerah yang memiliki nilai historis tinggi serta kontribusi besar terhadap perkembangan budaya di Jawa Barat.
“Cirebon ini bukan hanya jati diri Cirebon dan Jabar, tapi ini kan jati diri bangsa, karena Cirebon adalah sejarah tua,” ucapnya.
Baca Juga:
Masyarakat Desa dan "Drakula" Mata Uang Dolar
Dengan hadirnya raperda tersebut, ia berharap pelestarian budaya di Jawa Barat, termasuk di Cirebon, dapat dilakukan secara lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa penguatan regulasi ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga warisan budaya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai keberagaman budaya merupakan kekuatan strategis dalam menjaga identitas daerah sekaligus menopang peradaban nasional.
Baca Juga:
Diduga Jastip, Penumpang Pembawa Kartu Pokémon Diperiksa Bea Cukai di Soetta
“Semua aspek budaya harus dilindungi negara seluas-luasnya, bukan hanya yang dianggap unggulan,” kata Erwan.
Menurutnya, substansi raperda yang sedang dibahas saat ini sudah berada pada arah yang tepat karena memberikan ruang luas bagi para pelaku budaya untuk berekspresi sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisi.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.