"Semuanya serba nanggung. Orang juga bosan. Mana nih poros perubahan? Mana antitesa Jokowi? Antitesa Jokowi kok tidak mau dihadap-hadapkan dengan Jokowi," ujar Adi.
"Di mana letak perubahannya? Kejutan-kejutan itu nggak ada setelah Anies dideklarasikan," tutur dia.
Baca Juga:
Koalisi Permanen Prabowo: Soliditas Kian Erat, NasDem Masih Pikir-pikir
Memang, kata Adi, elektabilitas Anies kini melesat tinggi, bahkan melampaui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Namun, tak seperti Anies yang sudah giat roadshow, Prabowo dan kandidat capres lainnya sama sekali belum melakukan safari politik.
Jika mesin politik kandidat capres lain mulai dipanaskan dan kerja-kerja politik sudah dijalankan, Adi yakin, elektabilitas figur-figur capres-capres lainnya juga bakal melonjak.
Baca Juga:
KPU Toba Tetapkan Pasangan Calon Bupati Terpilih Pasca Putusan MK
"Kalau itu dilakukan, beda ceritanya," kata Adi.
Melihat situasi ini, Adi menyebut, deklarasi pencapresan saja tidak cukup. Bersamaan dengan itu, parpol harus giat melakukan kerja-kerja politik untuk mendongkrak tingkat elektoral kandidat capres masing-masing.
"Kalau poros yang lain tiket pilpresnya nggak jelas, safari politik nggak dilakukan ya Anies yang akan menjadi satu-satunya matahari," tutur Adi.