Walaupun memimpin perolehan elektabilitas, capaian Gerindra pada survei Juli 2026 tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan hasil survei sebelumnya.
Pada periode Februari hingga Maret 2026, partai berlambang kepala Garuda itu sempat mencatat elektabilitas sebesar 29,3 persen.
Baca Juga:
Buntut Pernyataan Jatuhkan Prabowo Saiful Mujani Dipolisikan Tuduhan Makar
Namun dalam beberapa bulan berikutnya, angka tersebut turun menjadi 16,9 persen.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, mencatat bahwa penurunan elektabilitas partai penguasa ini diduga berjalan seiring dengan merosotnya tingkat kepercayaan publik terhadap sejumlah program strategis pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Hasil survei juga memperlihatkan bahwa tingkat pengenalan masyarakat terhadap program KDMP tergolong tinggi. Sebanyak 76,9 persen responden mengaku mengetahui keberadaan program tersebut.
Baca Juga:
24 Peserta Ikuti Lomba Perahu Tradisional Tahun 2024 Di Provinsi Jambi
Namun demikian, tingkat optimisme masyarakat terhadap keberhasilannya masih rendah.
Sebanyak 61,1 persen responden menyatakan pesimis program itu akan berjalan sukses atau berkembang sesuai harapan.
Kondisi serupa juga terlihat pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).