WahanaNews.co, Jakarta - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang menyebut ada upaya untuk memisahkan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Dasco menyatakan bahwa Gerindra tidak pernah memiliki niatan untuk memisahkan keduanya, bahkan menekankan bahwa Prabowo, yang merupakan ajudan presiden, selalu menjaga hubungan baik dengan Megawati.
Baca Juga:
Sekjen Gerindra Yakin Pasangan RIDO Menang di Pilkada Jakarta 2024
"Dalam pandangan kami, apa yang disampaikan oleh Ibu Puan, itu bukan ditujukan kepada Partai Gerindra. Kami tidak pernah merasa menjauhkan hubungan antara Pak Jokowi dengan Ibu Mega," kata Sufmi Dasco kepada wartawan dalam acara Konsolidasi Kader Partai Gerindra pada Sabtu (26/8/2023) di Cengkareng, Jakarta Barat.
"Ibu Puan, sebaliknya, Prabowo sebagai pembantu presiden, juga berupaya menjaga hubungan baik dengan Ibu Mega, Mbak Puan, dan semua pihak," tambah Dasco.
Sebelumnya, hubungan antara Megawati dan Jokowi telah menjadi sorotan publik menjelang Pemilu Serentak 2024, terutama setelah PDIP mendeklarasikan Ganjar pada tanggal 21 April.
Baca Juga:
Bela Polisi NTT yang Bongkar Mafia BBM, Inilah Profil Politikus Rahayu Saraswati
Sementara itu, Presiden Jokowi telah beberapa kali memberikan indikasi dukungan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai salah satu calon presiden. Sekarang, empat partai, yaitu Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN, telah sepakat untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden pada pemilihan 2024.
Terkait calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo, Sufmi Dasco menegaskan bahwa hal ini menjadi urusan empat ketua umum partai tersebut.
"Kami tidak ingin terlibat dalam polemik mengenai calon presiden dan calon wakil presiden. Keempat partai telah setuju untuk mendukung Prabowo sebagai calon presiden. Mengenai calon wakil presiden, itu adalah urusan keempat ketua umum partai yang akan merumuskannya. Mereka yang akan menentukan, dan hanya mereka yang tahu apa yang mereka rumuskan," jelas Sufmi Dasco.
Sebelumnya, dalam pidatonya pada acara Apel Siaga Konsolidasi Pemenangan PDI Perjuangan Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jumat (24/8/2023), Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengingatkan kader PDIP untuk tetap waspada terhadap upaya sejumlah elit politik yang berusaha memecah hubungan antara Megawati dan Presiden Jokowi.
"Oleh karena itu, mari kita tidak membiarkan kesatuan partai terganggu oleh mereka yang hanya berusaha memecah belah atau menciptakan konflik antara Ketua Umum Ibu Megawati dan Presiden Jokowi," ujar Puan di depan ribuan kader PDIP.
"Kita tidak boleh terperangkap dalam polarisasi, kita harus tetap solid. Kita segera akan memasuki tahap persaingan untuk meraih dukungan rakyat dalam pemilu," tambah Puan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]