“OKI perlu mengambil peran lebih aktif dengan menghidupkan kembali OIC Contact Group tentang Somalia demi menjaga keutuhan wilayah negara tersebut,” kata Anis Matta.
Indonesia juga tercatat ikut bergabung dalam pernyataan bersama yang diprakarsai Mesir dan didukung 22 negara, serta mendapat sokongan OKI dan Dewan Kerja Sama Teluk.
Baca Juga:
Ini Sikap Komisi III DPR RI Atas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Pernyataan bersama itu menegaskan penolakan terhadap pengakuan Israel atas Somaliland, dukungan penuh kepada Pemerintah Somalia, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan kesatuan wilayah Somalia.
KTM-LB OKI ke-22 digelar atas permintaan Presiden Republik Federal Somalia sebagai respons kolektif negara-negara anggota terhadap pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara merdeka.
Pertemuan yang dihadiri 39 negara anggota OKI, dengan 11 delegasi setingkat menteri luar negeri atau pejabat setara, berhasil mengadopsi dua resolusi penting termasuk penolakan resmi atas pengakuan Israel dan dukungan OKI untuk mengatasi implikasi politik serta keamanan dari langkah tersebut.
Baca Juga:
PAN Dukung Prabowo, Setuju Gaji Menteri Dipotong dan WFH Diterapkan
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.