WAHANANEWS.CO, Jakarta - Rapat pengawasan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dikebut di Kementerian Pertahanan, saat jajaran menteri dipanggil untuk segera merumuskan keputusan dalam waktu yang dinilai sangat singkat.
Selasa (17/3/2026) -- Kementerian Pertahanan menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Program Prioritas Presiden yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dimulai pukul 10.09 WIB setelah para menteri Kabinet Merah Putih hadir bertahap di lokasi.
Baca Juga:
Hakim PN Depok Gugat KPK, Praperadilan Soal Penyitaan Mengemuka
Rapat dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto yang menyampaikan bahwa agenda ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya guna menindaklanjuti arahan Presiden.
"Permohonan maaf dari Bapak Menteri Pertahanan yang tidak bisa hadir pada kegiatan kali ini karena sudah terjadwal kegiatan di luar daerah," kata Donny.
Ia menjelaskan bahwa rapat lanjutan ini penting agar keputusan bisa segera diambil, mengingat waktu pelaksanaan program yang terbatas dan tuntutan percepatan dari Presiden.
Baca Juga:
PDIP Respons Prabowo soal Pengamat, Sebut Risiko Pilihan Rakyat
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita akan melanjutkan rapat terkait dengan perintah Bapak Presiden yang diberikan pada tanggal 8 Maret di pangkalan," ujar dia.
Donny menegaskan, pada pekan sebelumnya pihaknya telah menggelar rapat pendahuluan untuk membahas arahan Presiden sehingga kini diperlukan langkah konkret berupa keputusan.
"Sehingga pada kesempatan yang baik ini kita bisa mengambil suatu keputusan, karena apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini harus segera bisa dilaksanakan dan waktu yang tersedia sangat singkat," ujarnya.