WAHANANEWS.CO, Jakarta - Isu pendanaan miliaran rupiah yang menyeret nama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla dalam polemik ijazah Joko Widodo langsung dibantah tegas, Minggu (5/4/2026).
"Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar," kata JK.
Baca Juga:
DPR Serahkan Sanksi Jaksa Karo ke Kejagung, Hinca: Beri Waktu Mereka Bekerja
Ia menegaskan informasi yang beredar di platform digital terkait tudingan dirinya mendanai Roy Suryo dan pihak lain hingga Rp5 miliar untuk mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi adalah tidak benar.
Sebagai langkah lanjutan, JK menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan tudingan tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri guna meluruskan informasi yang dinilai merugikan dirinya.
"Besok pengacara akan melapor," ujarnya.
Baca Juga:
Intelijen AS Heran, Kekuatan Rudal Iran Tetap Utuh Meski Diserang Berminggu-minggu
Ia juga memastikan dirinya tidak pernah terlibat dalam polemik isu ijazah Jokowi, termasuk tidak memiliki kaitan dengan Roy Suryo maupun Rismon Sianipar dalam isu tersebut.
JK turut menjelaskan bahwa pertemuan yang berlangsung di kediamannya pada bulan Ramadhan lalu bersama sejumlah akademisi dan profesional semata-mata untuk berdiskusi mengenai kondisi bangsa serta memberikan masukan kebijakan.
"Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali. Itu hanya saran untuk kebijakan dan itu untuk Bapak Presiden (Prabowo). Ya, Bapak Presiden (Prabowo)," kata Jusuf Kalla.