WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perjalanan panjang itu tidak dibangun dalam sorotan, melainkan ditempa oleh disiplin, konsistensi, dan kesetiaan pada tugas yang senyap.
Tidak semua pengabdian berjalan dalam sorotan, sebagian justru tumbuh dalam disiplin tugas, dibentuk oleh waktu, dan diuji oleh konsistensi.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan: Relawan Leluhur Masa Depan Menjadikan Pemakaman Asri dan Teduh
Kisah Dr. Yade Setiawan Ujung adalah salah satunya, perwira lulusan Akademi Kepolisian 2000 yang menapaki jalan panjang kepolisian dari lapangan paling dasar hingga ruang-ruang strategis kebijakan nasional tanpa pernah kehilangan ritme pengabdian.
Awal karier Yade dimulai di Surakarta pada Senin (1/8/2000), saat ia bertugas sebagai Pamapta Polresta Surakarta Polda Jawa Tengah dengan tuntutan kesiapsiagaan tinggi dan interaksi langsung dengan masyarakat.
“Di titik itulah, ia mengenal denyut kehidupan warga, memahami bahwa keamanan bukan sekadar penegakan aturan, melainkan kehadiran negara yang dirasakan.”
Baca Juga:
Rudal Iran Hantam Qatar, Kini Trump Siap Hancurkan South Pars
Pengalaman awal itu menjadi fondasi kuat, mengantarkannya dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolsek sebelum masuk ke fungsi reserse sebagai Kanit Reskrim yang mempertemukannya dengan berbagai persoalan sosial dari kriminalitas konvensional hingga konflik berbasis relasi sosial.
Kariernya terus bergerak ke pusat dinamika nasional saat bertugas di Polda Metro Jaya, dengan deretan jabatan strategis mulai dari Panit Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum, Kanit Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kapolsekta, Kasat Reskrim hingga Kanit di Ditreskrimsus.