Selain pendapa, tim penyidik juga melakukan penyisiran di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berada di kompleks Pemkab Tulungagung.
Pada Jumat malam (10/4/2025), aktivitas penyidikan berlanjut ke Mapolres Tulungagung yang menjadi lokasi pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga:
Bupati Tulungagung Terseret OTT KPK, Publik Tunggu Penjelasan
Sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung terlihat mendatangi Mapolres untuk memenuhi panggilan penyidik, baik secara mandiri maupun didampingi petugas.
Salah satu pejabat yang terpantau hadir adalah Yulius Rama Isworo yang datang menggunakan kendaraan bersama personel KPK sambil membawa sejumlah kardus yang diduga berisi dokumen penting.
Sebelumnya, ajudan bupati bernama Dwi Yoga juga terlihat hadir bersama tim KPK dengan membawa koper-koper yang diduga berisi barang bukti.
Baca Juga:
Dugaan Korupsi Pajak Menguak, Konsultan Jadi Fokus Penyidikan KPK
Gelombang kedatangan pejabat terus berlangsung hingga malam hari dengan berbagai pejabat penting turut hadir di Mapolres Tulungagung.
Pejabat yang terpantau hadir antara lain Gatut Sunu Wibowo, Soeroto, Agus Prijanto Utomo, Yulius Rama Isworo, Dwi Yoga, Makrus Mannan, Arif Effendi, Hartono, Zuhrotul Aini, serta Dwi Hari Subagyo.
"Diungkapkan seorang perwira Polres Tulungagung, memang ada aktivitas KPK."