WahanaNews.co | Salah satu pesawat jet tempur T-50i Golden Eagle TT-5009 milik TNI AU dikabarkan jatuh.
Pesawat T-50i Golden Eagle TT-5009 ini hilang kontak ketika melakukan latihan terbang malam pada Senin (18/7/2022).
Baca Juga:
Dominasi Udara: 10 Negara Asia dengan Armada Jet Tempur Terbanyak, Indonesia Masuk Daftar
Lettu Pnb Allan Safitra, sang pilot T-50i Golden Eagle TT-5009 TNI AU, meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Beberapa saksi memberikan pengakuannya terkait insiden ini.
Berikut pengakuan mereka:
Baca Juga:
Langkah Strategis, Inggris dan Italia Integrasikan Rudal Meteor ke F-35
Gemuruh Kencang Lalu Ledakan
Galiman, warga di sekitar tempat jatuhnya pesawat tersebut, memberikan kesaksiannya.
Ia sempat mendengar suara gemuruh yang cukup kencang.
"Iya, dengar suara gemuruh pesawat, terus ada ledakan," ucap salah seorang warga, Galiman, saat ditemui wartawan di sekitar TKP pada Selasa (19/7/2022).
Ia dan warga yang lain kemudian mendatangi sumber ledakan tersebut.
Sesampainya di sana, mereka menemukan ada pesawat yang sudah hancur.
"Lokasinya di tengah-tengah hutan," kata dia.
"Terus saya lihat ke sini, tiba-tiba di sini sudah hancur semua," ujar dia.
Kawasan hutan tersebut, lanjut Galiman, memang sering digunakan untuk latihan terbang anggota TNI AU.
"Kawasan ini sering digunakan untuk latihan pesawat tempur karena kondisi hutannya yang tidak terlalu banyak pohon tinggi," ujar dia.
Tinggal Puing
Warga lain, bernama Supodo, juga mendengar suara ledakan serupa.
"Waktunya itu setengah tujuh, habis Maghrib, mau Isya. Ini lokasinya di tengah hutan," ucapnya di lokasi, Senin (18/7/2022).
Supodo mengatakan, ia hanya melihat puing-puing pesawat begitu sampai di lokasi.
"Saya sempat lihat lokasi, tapi hanya puing-puing," terangnya.
Pilot Dimakamkan di Bekasi
Jenazah Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, pilot pesawat T-50i Golden Eagle yang jatuh di Blora, Jawa Tengah, telah dimakamkan di Bekasi, Selasa (19/7/2022) sore.
Berdasarkan tayangan Live Report di Kompas TV, Selasa (19/7/2022) sore, jenazah Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi dimakamkan secara militer.
Setelah jenazah dimasukkan ke liang lahat, dilakukan pembacaan doa oleh pihak yang bertugas dan penghormatan terakhir.
Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma Indan Gilang Buldansyah, jenazah diterbangkan menggunakan pesawat TNI AU dari Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, pada pukul 13.00 WIB.
Kemudian, tiba di Lanud Halim Perdanakusuma dan langsung dimakamkan di Taman Makam Bahagia TNI AU, Jatisari, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Sementara itu, kabar gugurnya Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi ini menyisakan duka mendalam bagi TNI AU dan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto.
Menhan Prabowo Subianto turut berduka cita atas gugurnya Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, pilot jet tempur latih T-50i Golden Eagle TNI Angkatan Udara.
Pernyataan duka cita itu disampaikan melalui Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak.
“Pak Menhan berduka dengan sangat atas wafatnya Lettu Pnb Allan, beliau wafat sebagai kusuma bangsa,” kata Dahnil, Selasa (19/7/2022).
Adapun TNI AU juga telah menyampaikan duka cita atas gugurnya Allan.
“Tidak saja bagi keluarga, duka juga dirasakan seluruh jajaran TNI AU khususnya, dan TNI serta masyarakat Indonesia pada umumnya,” ucap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma Indan Gilang Buldansyah, dalam keterangan tertulis, Selasa (19/7/2022).
Diketahui, Allan gugur pada saat melaksanakan tugas latihan terbang malam dari Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.
Namun, saat terbang, Allan jatuh di Desa Nginggil, Kradenan, Blora Jawa Tengah, Senin (18/7/2022) malam.
Polisi pun membenarkan kabar adanya pesawat terjatuh di wilayah Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Senin (18/7/2022).
Menurut Kapolsek Kradenan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lilik Eko Sukaryono, puing-puing pesawat ditemukan di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan.
"Iya benar, puing-puing ditemukan di wilayah Desa Nginggil," katanya kepada wartawan, Senin (18/7/2022) malam.
Kotak Hitam Ditemukan
Sementara itu, kotak hitam atau blackbox pesawat tempur T-50i Golden Eagle yang menjadi incaran, berhasil ditemukan pada Selasa (19/7/2022).
Setelah proses evakuasi dihentikan pada Selasa (19/7/2022) dini hari, petugas gabungan kemudian melanjutkan proses pencarian puing-puing pesawat yang jatuh di Blora pada pagi harinya.
Lokasi jatuhnya pesawat yang diterbangkan oleh Lettu Pnb Allan Safitra Indera W ini berada di tengah hutan memang sulit untuk mencapainya.
Menurut petugas, memerlukan waktu sekitar dua jam pencarian, hingga akhirnya kotak yang diduga blackbox berhasil ditemukan.
"Tutupin… tutupin…" ucap petugas yang membawa kotak itu, sembari menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya pesawat tersebut, Selasa (19/7/2022).
Sebelum kotak ditemukan, sejumlah warga sekitar juga ikut mencari dan mengumpulkan serpihan-serpihan pesawat yang jaraknya sekitar 500 meter dari TKP.
Tak berselang lama, petugas juga menemukan kotak berwarna oranye yang berukuran lebih kecil.
Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak berwenang yang dapat dimintai keterangan terkait penemuan dua kotak tersebut. [gun]