WAHANANEWS.CO, Jakarta - Peta integritas partai politik nasional 2025 resmi dirilis, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keluar sebagai peraih skor tertinggi dalam Indeks Integritas Partai Politik (IIPP).
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan mencatat PKS sebagai partai politik dengan nilai IIPP 2025 paling tinggi di antara delapan partai parlemen yang dinilai, sebagaimana disampaikan dalam keterangan di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (12/2/2026).
Baca Juga:
Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Ditangkap Saat Hendak Mencuri
“Jadi memang dari delapan partai yang dinilai, PKS mendapat nilai tertinggi, dapat 71, artinya kalau dari rata-rata nasional dia di atas nasional,” kata Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus.
Ia menjelaskan bahwa penghitungan skor tersebut dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan menjadikan delapan partai politik di parlemen sebagai subjek sekaligus objek penilaian.
Secara rata-rata nasional, IIPP 2025 tercatat sebesar 61,22 yang menempatkan partai-partai politik pada kategori berintegritas sedang.
Baca Juga:
Ahmad Heryawan Ajak Masyarakat Bandung Barat Perkuat Nilai Empat Pilar Kebangsaan
Terdapat lima dimensi yang diukur oleh Kemenko Polkam bersama BRIN dalam penilaian tersebut, yakni Kode Etik, Demokrasi Internal, Kaderisasi, Rekrutmen, serta Keuangan Partai yang Transparan dan Akuntabel.
Secara rinci, empat dimensi berada pada kategori berintegritas sedang yaitu Kode Etik dengan skor 66, Demokrasi Internal 63,2, Kaderisasi 61,4, serta Rekrutmen 60,8, sementara dimensi Keuangan Partai yang Transparan dan Akuntabel mengalami penurunan signifikan dari skor 60 menjadi 44,5.
Meski tidak menjadikan capaian PKS sebagai patokan resmi, Lodewijk mendorong partai politik lain untuk mengikuti langkah tersebut dalam memperbaiki tata kelola dan integritas internal.
“Juga kepada partai-partai politik yang belum masuk parlemen kami harapkan mereka bisa menggunakan variabel-variabel yang sudah ditentukan untuk mereka menata diri dari aspek integritas, demokrasi internal, rekrutmen, termasuk keuangan,” ujarnya.
Ia menargetkan agar skor IIPP terus meningkat setiap tahun karena tingginya integritas partai politik diyakini mencerminkan kualitas kepemimpinan dan politisi di Indonesia.
Atas capaian tersebut, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyampaikan rasa syukur karena ini merupakan kali kedua partainya meraih skor IIPP tertinggi.
Ia meyakini bahwa indeks integritas yang tinggi akan berdampak langsung pada meningkatnya dukungan masyarakat terhadap partai politik.
“Kalau dukungan publik semakin kuat kepada partai politik, itu akan melahirkan kepemimpinan-kepemimpinan strategis baik di level nasional, di provinsi, di daerah, itu juga akan semakin baik,” ucapnya.
Momentum ini, lanjut dia, juga dijadikan bahan evaluasi internal partai dalam memperkuat tata kelola dari sisi administrasi, kaderisasi, kode etik, pengelolaan keuangan, hingga kualitas pejabat publik agar penghargaan tersebut dapat dipertahankan.
“Tentu ke depan kami tidak boleh berpuas diri, kami berpesan kepada seluruh pengurus di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah tidak boleh berpuas diri, kami akan terus berbenah, kalau indeksnya sekarang rata-rata sedang maka kami berharap ke depan meningkat menjadi tinggi,” ujar dia.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]