WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, Kepolisian Daerah Sumatra Barat menyiapkan puluhan posko pengamanan yang disebar di berbagai titik strategis guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.
Kamis (12/3/2026) -- Langkah pengamanan Lebaran itu disampaikan langsung oleh Kepala Polda Sumatra Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta setelah memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di Padang pada Kamis sore.
Baca Juga:
Ikuti Rapat Usulan Anggaran Pembangunan Alat Kesehatan Puskesmas se-Indonesia,Pemkab Karo Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Sebanyak 81 posko pengamanan disiapkan Polda Sumbar untuk mengawal momentum mudik hingga arus balik Lebaran di wilayah provinsi tersebut.
"Untuk pengamanan Lebaran tahun ini kami menyiapkan sebanyak 81 pos, yang tersebar di berbagai titik di Sumbar," kata Gatot.
Ia menjelaskan puluhan posko tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis.
Baca Juga:
Amien Rais: Prabowo Tak Perlu Bermimpi Maju Capres 2029 Jika Tak Cabut dari BoP
Dari total pos yang disiapkan, sebanyak 41 merupakan pos pengamanan, 37 pos pelayanan, serta tiga pos terpadu.
"Seluruh posko ini sengaja dibentuk untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pemudik, Polri harus hadir di tengah masyarakat," jelasnya.
Gatot menuturkan masyarakat yang membutuhkan bantuan ataupun pelayanan dari pihak kepolisian selama periode Lebaran dapat langsung mendatangi posko-posko tersebut.
Untuk memperkuat pengamanan, Polda Sumbar juga menurunkan sebanyak 2.285 personel Polri yang akan bertugas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung.
Personel tersebut diperkuat oleh 1.851 personel tambahan dari TNI dan berbagai instansi terkait yang akan bekerja secara terpadu dan saling berkoordinasi di lapangan.
"Kami sama-sama memberikan pelayanan di lapangan baik itu kepada pemudik, warga yang berlebaran, dan para wisatawan untuk kepentingan wisata," katanya.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Ia menilai momentum Lebaran merupakan peristiwa tahunan yang sangat dinantikan masyarakat, khususnya para perantau yang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
"Para perantau pulang ke kampung halamannya untuk bertemu keluarga dan merayakan Lebaran bersama, sehingga harus situasi yang aman dan kondusif itu harus dijaga," tegasnya.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]