Dengan bertambahnya jumlah kampus dan calon dokter, pemerintah melihat terbukanya ruang kolaborasi industri kesehatan, termasuk penjajakan produksi dan pengembangan alat medis bersama GE di dalam negeri.
"Kami akan mendukungnya," tegas Prabowo.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H, Pastikan Keamanan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Ia juga memastikan hambatan birokrasi yang sebelumnya dikeluhkan investor telah ditangani secara cepat demi menciptakan iklim usaha yang lebih responsif dan kompetitif.
"Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka," kata Prabowo.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah tenaga medis, tetapi juga membangun ekosistem industri kesehatan yang terintegrasi antara pendidikan, investasi, dan produksi dalam negeri.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Kemitraan Ekonomi Indonesia–AS
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.