WahanaNews.co | Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, mengatakan, pada 2025 hingga 2045, bakal ada perkembangan inovasi dan
teknologi, serta menjadi lebih matang berkat digitalisasi.
Budiman juga menyebut bahwa dalam
prosesnya nanti akan mengalami transformasi masyarakat.
Baca Juga:
TKN Hitung Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo Butuh Rp120 Triliun di Tahun Pertama
Maka dari itu, Budiman menilai, Indonesia 2045 harus mempunyai banyak skenario untuk mengikuti
perkembangan zaman.
"Prediksi saya, Indonesia harus mempunyai tiga skenario. Skenario A, Indonesia adalah negara yang
patuh pada skenario global. Skenario B, Indonesia adalah negara yang memimpin.
Skenario C, Indonesia adalah negara yang mencerahkan," ujar Budiman di
Jakarta, Senin (16/8/2021).
Setelahnya, menurut Budiman, Indonesia akan masuk ke dalam jalan kemajuan dan Pancasila
sebagai fondasi serta rantai nilai kemajuan bangsa.
Baca Juga:
Program Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo, Pengusaha Wanti-wanti Jerat Impor
Ke depan, Budiman ingin merefleksikan
Trisakti Bung Karno menjadi Trisakti ABC dengan Alami, Asasi, dan Abadi
menjadikan harmonisasi manusia berbasis teknologi berdasarkan hak manusia masa
depan untuk menjawab urusan hidup mati manusia.
Untuk Trisakti ABC dengan Berdana,
Berdata, dan Berdaya akan menjadikan Universal Basic Income atau Pendapatan
Asasi Universal sebagai hak asasi baru, di mana tiap warga harus memiliki
dana.
Selain itu, data akan
menjadi alat tukar dan model ekonomi baru untuk menjemput kemajuan melalui
pengembangan industri strategis.
Adapun yang terakhir, dengan Cinta,
Cita, Cipta, akan mewujudkan visi untuk mewujudkan cita-cita masyarakat dengan
daya cipta.
"Dengan merefleksikan Trisakti
ABC, sebagai turunan dari Trisakti Bung Karno di era Revolusi 4.0 dan pandemi,
akan lebih mudah untuk menuju kemajuan di tahun 2045," tutur Budiman.
Seperti diketahui, pada 2016, Presiden Joko Widodo menugaskan Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk menyusun Visi Indonesia 2045,
100 tahun Indonesia Merdeka.
Visi ini tidak hanya berisi gambaran
ideal mengenai wujud Indonesia pada tahun 2045, tetapi
juga memuat peta jalan yang mampu dan perlu dicapai hingga tahun 2045. [qnt]