WAHANANEWS.CO, Jakarta – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya sepakat akan segera mengadakan Muktamar bersama.
Hal itu menjadi salah satu keputusan usai keduanya menghadiri Rapat Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (25/12) hari ini.
Baca Juga:
Insantara Petakan 14 Kandidat Ketum PBNU, Sinyal Transisi Kian Menguat
"Ketum dan Rais Aam dengan bimbingan para masyayikh sepuh NU dan mustasyar bersetuju untuk mengadakan muktamar bersama yang legitimate sesegera mungkin," tulis NU Online dalam Instagramnya @nuonline_id.
Selain itu, ketum dan Rais Aam juga akan segera membentuk kepanitiaan bersama menyelenggarakan Muktamar.
Dinamika di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru.
Baca Juga:
PWNU Jatim Tegaskan AHWA Harus Ditetapkan di Muktamar NU 2026
Islah diprakarsai para Masyayikh dan Mustasyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).
Dalam siaran pers yang diterima, tergambarkan bahwa di Lirboyo itu kedua pucuk pimpinan PBNU bertemu dalam satu meja, sekaligus mengakhiri sengketa yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Sebagai jalan keluar terbaik, kedua belah pihak menyepakati penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara bersama-sama.