Kendati demikian, penduduk Indonesia juga
menyoroti sejumlah sektor yang dinilai belum mampu dioptimalkan oleh Pemerintah
Jokowi - Ma'ruf.
"Terus terang, sektor yang dianggap
kelemahan Pemerintah hari ini adalah Perekonomian dan Industri yang mendapatkan
30,52 persen, Komitmen terhadap Anti Korupsi yang mencapai 22,35 persen,
kemudian sektor Kesejahteraan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan sebesar 18,06
persen, serta persoalan Perikanan dan Kelautan yang mendapatkan 9,51 persen
ketidakpuasan publik," kata Herry Mendrofa.
Baca Juga:
Luhut Sebut Jokowi Tak Pernah Langgar Konstitusi, Tom Pasaribu: Mari Kita Uji!
Selain survei terkait kinerja pemerintah,
penduduk Indonesia juga antusias memberi pilihan kepada beberapa tokoh yang
berpotensi maju sebagai kandidat Presiden jika Pemilihan Presiden (Pilpres)
dilakukan hari ini.
"Seperti temuan Survei CISA sebelumnya,
Anies Baswedan yang merupakan Gubernur DKI Jakarta berada di posisi teratas
dengan raihan 19,20 persen. Kemudian disusul oleh Agus Harimurti Yudhoyono
(AHY) yang mendapatkan 15,51 persen, serta ditempel ketat oleh Ganjar Pranowo, Gubernur
Jawa Tengah, yang mendapatkan 15,33 persen, sedangkan Prabowo Subianto hanya
mendapatkan 10,26 persen," ungkap Herry.
Dalam survei CISA ini, muncul nama Menteri
Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, serta Kepala Staf Angkatan
Darat (KSAD), Andika Perkasa, di bursa kepemimpinan nasional pada 2024
mendatang.
Baca Juga:
Lebaran kedua Gibran Ikuti Tradisi Sungkem ke Jokowi di Solo, Mengaku Dapat Wejangan
"Cukup menarik, secara on the spot
Menteri BUMN, Erick Thohir, mampu mendulang 9,76 persen, dan mengungguli
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang mendapatkan 7,55 persen, serta Kepala
Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, sebesar 7,15
persen," ujar Herry.
Sementara pada posisi terbawah hasil survei
CISA, terdapat nama Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, kemudian
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah
Indar Parawansa.
"Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga
Hartarto, mendapatkan 3,47 persen. Meskipun demikian, nama Walikota Solo,
Gibran Rakabuming Raka, disebutkan sebanyak 2,43 persen, dan mengungguli
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang mendapatkan 1,35 persen,
sedangan 7,99 persen masyarakat belum menentukan sikapnya," kata Herry.