2. Brasil
Reader’s Digest menyebut, Brasil juga masuk dalam daftar negara yang tidak aman untuk turis. Berbagai negara memberikan imbauan kepada masyarakatnya apabila ingin berkunjung ke Brasil, salah satunya adalah Inggris.
Baca Juga:
WNA China Hilang di Pantai Nyang-Nyang, Tim SAR Kerahkan Drone dan Jetski
Menilik laman resmi pemerintah Inggris, negara itu sangat mewanti-wanti warganya dan memberikan informasi lengkap mengenai tindak kejahatan Brasil.
Ada beberapa jenis kejahatan besar yang kemungkinan terjadi di Brasil, seperti perampokan hingga pembunuhan. Maka dari itu, pemerintah Inggris meminta warganya untuk memahami daerah yang akan dikunjungi dan mengikuti saran pemerintah lokal agar tidak terjadi hal buruk.
Tingkat kejahatan di negara ini dapat dikatakan fluktuatif setiap tahunnya. Meskipun begitu, masyarakat terutama turis diwajibkan untuk waspada. Pada tahun 2018, tingkat kejahatan di negara ini mencapai 20,88%.
Baca Juga:
Buka Usaha Tanpa Izin, Turis Inggris Ditangkap dan Warga Turkiye Dideportasi
Hal itu meningkat di tahun 2019 dengan menjadi 22,45%. World Population Review mencatat, jumlah pembunuhan di Brasil adalah 23,6 kasus per 100 ribu penduduk di tahun 2020. Di tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai angka 30,8 kasus.
3. Filipina
Negara selanjutnya yang kurang aman untuk turis adalah Filipina. Meskipun negara ini memiliki berbagai destinasi wisata menarik, namun para pelancong harus benar-benar menjaga diri dan rombongannya ketika sedang berada di Filipina. Amerika Serikat (AS) memberikan imbauan kepada warganya untuk selalu waspada selagi berlibur. Sebab, Filipina rawan kasus penculikan, terorisme, dan kerusuhan sipil.