Dengan mengurangi interaksi digital berlebihan, seseorang dinilai bisa membangun hubungan sosial yang lebih sehat melalui interaksi langsung di dunia nyata.
Selain itu, detox interaksi juga dinilai penting untuk membantu pikiran lebih tenang dan tidak terus menerus terpaku pada layar ponsel.
Baca Juga:
Motor Inventaris TNI Dicuri di Simalungun, Satu Pelaku Dilumpuhkan
Cara ini dapat dilakukan dengan membuat “zona nyaman” pribadi berupa waktu khusus tanpa membuka media sosial maupun email.
Waktu jeda tersebut misalnya diterapkan saat malam hari atau akhir pekan agar tubuh dan pikiran memiliki kesempatan untuk beristirahat.
Seseorang juga disarankan mulai menerapkan jeda waktu saat membalas pesan agar tidak merasa harus selalu tersedia setiap saat.
Baca Juga:
Bikin Merinding, 9 Benda di Rumah Ini Dipercaya Bisa Datangkan Sial dan Energi Negatif
Mengisi waktu dengan aktivitas produktif di luar layar ponsel juga dinilai efektif untuk membantu mereset pikiran dari pengaruh algoritma media sosial.
Meski demikian, teknologi tidak sepenuhnya harus dihilangkan dari kehidupan sehari-hari.
Penggunaan teknologi secara mindful atau sadar justru disebut menjadi solusi yang lebih realistis di era modern saat ini.