"Ini adalah puncak rantai makanan, predator puncak," katanya kepada CNN tentang penemuan itu.
"Jadi ini akan memakan ichthyosaurus lain, itu akan memakan ikan besar, itu akan memakan, jika bisa menangkap mereka, cumi-cumi juga," lanjutnya.
Baca Juga:
Target Konsumsi Minyak dan Batu Bara RI, Mulai 2030 Pelan-Pelan Disunat
Spesimen tersebut saat ini sedang dirawat oleh ahli paleontologi konservator. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu 12-18 bulan. Juru bicara Anglian Water, Regan Harris, mengatakan setelah ini tujuannya adalah untuk menampilkan fosil 'naga laut' di depan umum.
"Kami sangat bangga akan hal itu, dan saya tahu komunitas lokal juga begitu," katanya kepada CNN.
"Kami sangat ingin membawanya pulang ke Rutland dan memajangnya untuk dinikmati orang-orang," lanjutnya.
Baca Juga:
Kolaborasi PLN, MEBI, dan Alfamart Wujudkan Ekosistem Transportasi Ramah Lingkungan
Untuk Lomax, peneliti utama, satu harapan adalah untuk menjelajahi situs Air Rutland lebih jauh. Sebab, enam atau tujuh tulang belakang dari ichthyosaurus lain juga ditemukan selama penggalian. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.