WAHANANEWS.CO - Makanan manis selama ini identik dengan gula yang perlu dibatasi, namun di balik rasanya yang lezat, banyak produk ternyata menyimpan “bom tersembunyi” berupa natrium atau garam yang tidak disadari konsumen.
Fenomena ini dikenal sebagai hidden sodium atau natrium tersembunyi, yakni kandungan natrium yang tidak selalu terasa asin tetapi hadir dalam berbagai bentuk senyawa tambahan pada makanan olahan.
Baca Juga:
BUMDes Sitinjo II TA 2025 Merugi Hingga Rp166 Juta
Natrium sendiri tidak hanya berasal dari garam dapur (NaCl), tetapi juga dari senyawa lain seperti natrium benzoat, natrium nitrit, hingga monosodium glutamat (MSG) yang umum digunakan dalam industri pangan.
Berbagai senyawa tersebut banyak dimanfaatkan sebagai pengawet, penambah rasa, hingga penguat tekstur dalam makanan olahan.
Karena tidak memberikan rasa asin yang jelas, keberadaan natrium ini kerap tidak disadari, sehingga seseorang bisa mengonsumsi dalam jumlah berlebih tanpa sengaja.
Baca Juga:
Tarif Transjakarta Rp3.500 Masih Bertahan, DKI Subsidi Hingga Rp3,75 Triliun
Jika berlangsung lama, asupan natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke, sementara WHO merekomendasikan konsumsi tidak lebih dari 2.000 mg per hari atau setara satu sendok teh garam.
Berikut sejumlah makanan manis yang ternyata mengandung hidden sodium, melansir Siloam Hospital:
Roti menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi sebagai sarapan atau camilan, namun di balik rasanya yang tidak asin, roti mengandung natrium cukup tinggi yang digunakan untuk fermentasi, tekstur, dan rasa, dengan kadar pada roti putih bisa mencapai sekitar 530 mg per 100 gram.